0

Drama


Drama adalah salah satu karya sastra yang dipentaskan di atas panggung.
Unsur intrinsik drama antara lain:
a. Tema (dasar cerita)
Tema merupakan gagasan pokok yang mendasari sebuah cerita dalam drama.Tema dikembangkan melalui alur dramatik dalam plot melalui tokoh-tokoh antagonis dan protagonis dengan perwatakan yang berlawanan sehingga memungkinkan munculnya konflik di antara keduanya.
b. Plot (alur)
Plot atau kerangka cerita adalah jalinan cerita atau kerangka cerita dari awal hingga akhir yang merupakan jalinan konflik antara dua tokoh atau lebih yang saling berlawanan.
c. Penokohan dan perwatakan
Penokohan erat hubungannya dengan perwatakan. Penokohan merupakan susunan tokoh-tokoh yang berperan dalam drama. Tokoh-tokoh itu selanjutnya akan dijelaskan keadaan fisik
dan psikisnya sehingga akan memiliki watak atau karakter yang berbeda-beda.
d. Setting (tempat, waktu dan suasana)
Setting (latar cerita) adalah penggambaran waktu, tempat, dan suasana terjadinya sebuah cerita.
f. Amanat atau pesan pengarang
Sadar atau tidak sadar pengarang naskah drama pasti menyampaikan sebuah pesan tertentu dalam karyanya. Pesan itu dapat tersirat dan tersurat. Pembaca yang jeli akan mampu mencari pesan yang terkandung dalam naskah drama. Pesan dapat disampaikan melalui percakapan antartokoh atau perilaku setiap tokoh.

Klasifikasi Drama:
1. Tragedi (drama
duka atau duka
cerita).
2. Melodrama.
3. Komedi (drama ceria)
4. Dagelan.

Babak dalam Drama:
Bagian besar dalam suatu drama yang terdiri atasa degan-adegan. Babak merupakan bagian dari naskah dramayang merangkum peristiwa yang terjadi di suatu tempat dan pada waktu tertentu. Pergantian babak dalam drama berarti pergantian setting pada saat drama dipentaskan.

Adegan:
Bagian dari babak yang batasnya ditentukan oleh perubahan peristiwa yang terkait dengan pergantian tokoh di atas pentas.

|

Copyright © 2009 Alunan Tinta Biru All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.